Translate

Rabu, 07 Desember 2022

Review The Curse of Rosalie: Teror Keluarga yang Mengerikan

 


The Curse of Rosalie menceritakan tentang pasangan Daniel (Will Klipstine) dan Theresa Snyder (Amanda MacDonald) yang memindahkan putri mereka yang bermasalah, Rosalie (Madeleine McGraw), ke kota kecil bernama Midwestern. Niatan untuk hidup tenang dan damai akhirnya pupus ketika satu-persatu tetangga mereka malah mati secara misterius.

Warga kota tersebut lalu mencurigai bahwa Rosalie lah penyebabnya. Untuk menyelamatkan nyawa serta nama baik keluarganya, Daniel pun berusaha mengungkap legenda yang mungkin menjadi kunci atas semua persoalan berbau supranatural tersebut.

Sebagai tontonan yang berpijak di koridor horor, The Curse of Rosalie ternyata dibekali trik menakut-nakuti yang boleh dikata cukup mumpuni. Will Klipstine yang juga bertindak sebagai sutradara di sini mengeluarkan kengerian melalui perpaduan atmosfer yang mengusik ketenangan batin, setidaknya di paruh pertama film.

Sayangnya, meskipun memiliki premis yang menarik, film ini tidak pernah benar-benar mampu menggali maupun menyelami premisnya tersebut untuk dikembangkan menjadi sebuah pengisahan yang lebih kuat.

Fokus pengisahan dalam naskah cerita garapan Will bersama Amy Mills ini seperti hanya terpaku pada momen-momen krusial dalam linimasa transisi perubahan sikap dari karakter Rosalie tanpa pernah berusaha untuk menghadirkan detil yang lebih rinci tentang sang karakter. Belum lagi background karakter dari keluarga Snyder yang masih kurang tergali.

Hal inilah yang kemudian menyebabkan pertanyaan-pertanyaan seperti latar belakang keberadaan karakter Rosalie atau apa yang mendorong perubahan sikapnya sama sekali tidak terjawab dengan lugas.

Pun begitu, The Curse of Rosalie jelas bukanlah sebuah film yang buruk. Walau terasa hanya mengedepankan momen-momen dalam penceritaan daripada menyajikan sebuah jalinan kisah yang lebih padat dan berisi, sang sutradara setidaknya berhasil menunjukkan kemampuan pengarahan ceritanya yang cukup apik.

 


 

Menyajikan filmnya dalam alur penceritaan yang cepat, Will tetap memberikan ruang yang cukup bagi para karakter dalam film ini untuk membentuk jalinan hubungan emosional dengan para penontonnya, khususnya karakter yang dimainkan oleh Irene Bedard yang memiliki bangunan karakter terkuat sebagai seorang cenayang.

Namun, Will Klipstine benar-benar menunjukkan kehandalan pengarahannya ketika menyajikan elemen horor dalam film ini. Sejak The Curse of Rosalie mulai menghadirkan adegan horornya, Will menjadikan film ini sebagai sebuah taman bermain bagi adegan-adegan beraroma kematian yang tak jarang dipenuhi dengan darah.

Deretan adegan menegangkan itulah yang menjadi saat-saat terbaik bagi film ini. Dipadukan dengan kehandalan Will untuk mengeksekusi adegannya dengan kualitas produksi yang maksimal, The Curse of Rosalie berhasil memberikan beberapa momen horor yang jelas tidak akan mudah dilupakan begitu saja bagi siapa saja yang menyaksikannya.

Kualitas pengarahan yang diberikan oleh Will jelas juga sangat terdorong oleh penampilan yang diberikan para pengisi departemen aktingnya. Will bersama Amanda berhasil menghadirkan chemistry yang hangat dan meyakinkan sebagai pasangan suami istri. Chemistry yang kemudian akan membuat setiap penonton turut merasa perih dengan tragedi yang kemudian menghampiri pasangan tersebut.

Pada akhirnya, terlepas dari kekurangan dari segi penulisan naskahnya, The Curse of Rosalie adalah sebuah film yang sayang untuk dilewatkan pengalaman sinematisnya. Seru, tegang, mengerikan, sekaligus ngilu adalah efek yang bisa didapatkan seusai menonton film ini.

(JP)

Jumat, 26 Agustus 2022

Memory, Pembunuh Yang Alzheimer

 



Memory merupakan film aksi thriller asal Amerika Serikat yang akan tayang mulai besok, Rabu (18/5/2022) di jaringan bioskop di Indonesia. 

Karya dari Martin Campbell ini dibintangi oleh sederet aktor kenamaan seperti Liam Neeson, Guy Pearce, Monica Bellucci, Taj Atwal, hingga Ray Fearon. Film Memory diadaptasi dari sebuah buku berjudul De Zaak Alzheimer karya penulis Belgia, Jef Geeraerts, dan remake film The Memory of a Killer.

Kisahnya mengikuti kehidupan seorang pembunuh ahli bernama Alex (Liam Neeson). Ia hendak pensiun dari pekerjaannya tersebut sebelum tawaran terakhir untuk membunuh datang kepadanya. Alex kemudian menolak tawaran tersebut sebab ia menyadari bahwa ia harus membunuh seorang gadis muda. Hal itu pun melanggar kode pekerjaannya. 

Hingga pada akhirnya Alex mengetahui bahwa gadis tersebut telah dibunuh oleh pembunuh bayaran lain. Alex kemudian bertekad untuk memburu dan membunuh orang-orang yang telah mempekerjakannya. Terlebih, sosok pembunuh gadis yang sebenarnya masih dalam tahap rehabilitasi setelah kematian ayahnya.




Alex harus segera menyelesaikan misinya sebelum para pembunuh bayaran dan agen FBI, Vincent Serra, menemukannya.

Namun, keadaan mental Alex yang buruk membuatnya melupakan banyak hal sehingga ia mulai mempertanyakan tindakan yang telah ia buat selama ini. Lantas, berhasilkah Alex menuntaskan misinya untuk memburu para pembunuh tersebut?


(JP)



Sabtu, 05 Februari 2022

Moonfall: Ketika Bulan Menjadi Ancaman

Film Moonfall menambah satu koleksi jajaran fiksi ilmiah yang sayang untuk dilewatkan. Mengisahkan ancaman bulan yang siap jatuh ke bumi. Hadir sebagai pemain; Halle Berry, Patrick Wilson, John Bradley, Michael Peña hingga Donald Sutherland. Sementara itu, Roland Emmerich berada di kursi sutradara. Sebagai informasi, sang sineas merupakan sosok di balik kesuksesan film Godzilla, The Day After Tomorrow hingga 2012.
Film Moonfall dibintangi oleh Halle Berry, Patrick Wilson, John Bradley, Michael Pena, Charlie Plummer, Kelly Yu, dan Donald Sutherland. Moonfall bercerita tentang jatuhnya Bulan dari orbit karena kehilangan gravitasi akibat kekuatan misterius di luar angkasa. Jatuhnya Bulan ke Bumi yang tinggal beberapa hari itu akan mengakibatkan bencana dahsyat dan kiamat. Ditinggalkan para pejabat NASA dan Panglima Militer, dua mantan astronot bernama Jocinda “Jo” Fowler (Halle Barry) dan Brian Harper (Patrick Wilson), yakin bahwa mereka mampu menyelamatkan dunia dari kemusnahan. Keyakinan itu didukung oleh KC Houseman (John Bradley), pemuda penggila teori konspirasi yang menemukan teorinya sendiri tentang bencana itu.
Dalam 'Moonfall', sebuah kekuatan misterius menjatuhkan Bulan dari orbitnya mengelilingi Bumi dan mengirimkannya ke jalur tabrakan dengan kehidupan seperti yang kita kenal. Hanya beberapa minggu sebelum dampak dan dunia di ambang kehancuran, eksekutif NASA dan mantan astronot Jo Fowler yakin dia tahu cara menyelamatkan planet ini. Tapi, hanya seorang astronot dari masa lalunya, Brian Harper dan seorang ahli teori konspirasi, KC Houseman , yang mempercayainya. Mereka akan melakukan misi terakhir yang mustahil ke luar angkasa, meninggalkan semua orang yang mereka cintai, hanya untuk menemukan bahwa mereka mungkin telah bersiap untuk misi yang salah.